Kartu Merah & Usap Emblem CR7 Tuai Bermacam Opini
Agen Bola Ter-Updates : Cristiano Ronaldo baru saja didaulat sebagai pemain terbaik dunia
dengan meraih FIFA Ballon d’Or 2014. Namun, ia justru menerima kartu
merah, hukuman yang dianggap aib bagi sebagian orang.
Ronaldo menerima kartu merah saat Madrid bertanding melawan Cordoba dalam lanjutan La Liga, Minggu (25/1/2015). Yang menjadi penyebab adalah, CR7 – sebutan beken Ronaldo – ketahuan wasit menendang serta memukul Edimar. Mungkin ia frustrasi karena terus ditempel ketat oleh pemain bertahan pemain lawan.
Selain kartu merah, gestur Ronaldo saat diusir wasit menuju keluar lapangan pun tak kalah menarik. Ya, Mantan bintang Manchester United itu mengusap emblem juara Piala Dunia Antarklub di depan fans lawan.
Kartu merah serta aksi mengusap emblem Ronaldo pun mengundang berbagai reaksi dari media sosial Twitter, baik negatif maupun yang bernada membela.
@TenShadesDarker: Usapan Ronaldo pada emblem juara Piala Dunia Antarklub benar-benar memalukan, dan menunjukan arogansi. Tapi, itu tidak akan menjadi berita. Tidak mengherankan.”
@karman_mustamin: “Ronaldo kartu merah. Peraih Ballon d'Or kok tabiatnya seperti pemain tarkam?”
@Squawka: “Bersaing untuk Ballon d’Or 2015: Cristiano Ronaldo: enam pertandingan, empat gol, satu assist, satu kartu merah. Leo Messi: enam pertandingan, delapan goal, lima assist.”
@AnthonyL80: Mengangkat bahu saat mendapatkan kartu merah. Perilaku yang tercela.”
@MigueltheMoose: “Cristiano Ronaldo mendapat kartu merah karena memukul. Haha dia menanggapi situasi putusnya hubungan Irina dengan buruk.”
@MagicalZizou: “Fans menyorakinya tiap kali dia mendapat bola. Kemudian dia mengusap emblemnya di depan fans dan orang-orang memanggilnya arogan? Wow. #Ronaldo.
@Tassyishere: “Saya tidak percaya Ronaldo menerima kartu merah. Dia menendang dan memukul pemain. Bukan hari yang baik untuk semua orang.”
@pooley11: “Ronaldo memukul, diusir keluar sambil mengusap emblem juara Piala Dunia Antarklub!! Nilai lah dia sendiri!! #Arogan
@official_john_I: “Saya suka Ronaldo, tapi kartu merah itu membuat saya kecewa. Dia mungkin absen tiga laga. Hal-hal seperti ini biasa terjadi kepada pemain hebat. Ini adalah pelajaran bagus. #Ronaldo.
Ronaldo menerima kartu merah saat Madrid bertanding melawan Cordoba dalam lanjutan La Liga, Minggu (25/1/2015). Yang menjadi penyebab adalah, CR7 – sebutan beken Ronaldo – ketahuan wasit menendang serta memukul Edimar. Mungkin ia frustrasi karena terus ditempel ketat oleh pemain bertahan pemain lawan.
Selain kartu merah, gestur Ronaldo saat diusir wasit menuju keluar lapangan pun tak kalah menarik. Ya, Mantan bintang Manchester United itu mengusap emblem juara Piala Dunia Antarklub di depan fans lawan.
Kartu merah serta aksi mengusap emblem Ronaldo pun mengundang berbagai reaksi dari media sosial Twitter, baik negatif maupun yang bernada membela.
@TenShadesDarker: Usapan Ronaldo pada emblem juara Piala Dunia Antarklub benar-benar memalukan, dan menunjukan arogansi. Tapi, itu tidak akan menjadi berita. Tidak mengherankan.”
@karman_mustamin: “Ronaldo kartu merah. Peraih Ballon d'Or kok tabiatnya seperti pemain tarkam?”
@Squawka: “Bersaing untuk Ballon d’Or 2015: Cristiano Ronaldo: enam pertandingan, empat gol, satu assist, satu kartu merah. Leo Messi: enam pertandingan, delapan goal, lima assist.”
@AnthonyL80: Mengangkat bahu saat mendapatkan kartu merah. Perilaku yang tercela.”
@MagicalZizou: “Fans menyorakinya tiap kali dia mendapat bola. Kemudian dia mengusap emblemnya di depan fans dan orang-orang memanggilnya arogan? Wow. #Ronaldo.
@Tassyishere: “Saya tidak percaya Ronaldo menerima kartu merah. Dia menendang dan memukul pemain. Bukan hari yang baik untuk semua orang.”
@pooley11: “Ronaldo memukul, diusir keluar sambil mengusap emblem juara Piala Dunia Antarklub!! Nilai lah dia sendiri!! #Arogan
@official_john_I: “Saya suka Ronaldo, tapi kartu merah itu membuat saya kecewa. Dia mungkin absen tiga laga. Hal-hal seperti ini biasa terjadi kepada pemain hebat. Ini adalah pelajaran bagus. #Ronaldo.
" />
]" />
" />
" />

No comments:
Post a Comment