Inter Kalah karena Ketiduran
Agen Bola Ter-Updates : Inter Milan
harus menelan pil pahit saat bertanding di pekan ke-20 Serie A. Ya,
pasukan Roberto Mancini itu takluk oleh tim yang di atas kertas lebih
inferior, Torino, dengan skor 0-1 di kandang sendiri yaitu Giuseppe
Meazza, Minggu (25/1/2015).
Sejatinya Inter bermain sangat dominan di babak pertama, apalagi Mancini menerapkan filosofi menyerang dengan langsung menurunkan tiga bomber sekaligus, yakni Lukas Podolski, Rodrigo Palacio, dan Mauro Icardi.
Inter pun kalah dengan cara yang menyakitkan, karena Torino mencetak gol di injury time babak kedua tepatnya menit 90+4 melalui kepala Emiliano Moretti. Menurut bek La Beneamata, Andrea Ranocchia, ia mengaku timnya sedikit lengah di menit-menit akhir pertandingan.
“Gol dari Moretti? Kami semua sedikit ketiduran dan selalu menyakitkan kemasukan gol dengan cara seperti itu. Saya menempel Glik dan rekan yang lain melihat area, mereka (Torino) mengejutkan kami di tiang dekat dan itu menciptakan masalah,” kata Ranocchia kepada Sky Sports, Senin (26/1/2015).
“Saya marah karena kami kalah. Pelatih mencoba mengangkat moral kami, tapi kami meningkatkan diri dari sudut pandang itu. Saya tidak tahu apa yang hilang dari tim ini, kami sulit menemukan ruang dan tidak tajam di 24 meter area lawa,” lanjutnya.
Sejatinya Inter bermain sangat dominan di babak pertama, apalagi Mancini menerapkan filosofi menyerang dengan langsung menurunkan tiga bomber sekaligus, yakni Lukas Podolski, Rodrigo Palacio, dan Mauro Icardi.
Inter pun kalah dengan cara yang menyakitkan, karena Torino mencetak gol di injury time babak kedua tepatnya menit 90+4 melalui kepala Emiliano Moretti. Menurut bek La Beneamata, Andrea Ranocchia, ia mengaku timnya sedikit lengah di menit-menit akhir pertandingan.
“Gol dari Moretti? Kami semua sedikit ketiduran dan selalu menyakitkan kemasukan gol dengan cara seperti itu. Saya menempel Glik dan rekan yang lain melihat area, mereka (Torino) mengejutkan kami di tiang dekat dan itu menciptakan masalah,” kata Ranocchia kepada Sky Sports, Senin (26/1/2015).
“Saya marah karena kami kalah. Pelatih mencoba mengangkat moral kami, tapi kami meningkatkan diri dari sudut pandang itu. Saya tidak tahu apa yang hilang dari tim ini, kami sulit menemukan ruang dan tidak tajam di 24 meter area lawa,” lanjutnya.
" />
]" />
" />
" />

No comments:
Post a Comment